Banner 728x90 pxl

Jumat, 29 Mei 2009

Patologi Faringistis


Sekitar 90% kasus faringitis disebabkan virus. Sisanya disebabkan bakteri dan kandidiasis fungal (jarang terjadi, biasanya pada bayi). Juga dapat disebabkan iritasi akibat polusi senyawa kimia. Pada faringitis akibat virus, virus berusaha menembus sel-sel mukosa yang melapisi nasofaring dan bereplikasi dalam sel-sel ini. Gangguan pada penderita seringnya disebabkan oleh 0leh sel-sel dimana virus bereplikasi. Umumnya sembuh dengan sendirinya, tidak perlu pengobatan spesifik, dan jarang menimbulkan komplikasi. Virus Epstein-barr, herpes simplex, measle dan common coald.

Bakteri penyebab faringitis yang paling umum adalah kelompok A streptokokus. Ada banyak strain; paling berbahaya strain B-hemolitik (GABHS). Bakteri lain yang juga umum adalah Corynebacterium diphtheria, Chlamydia pneumonia dan stafilokokus. Jika tidak ditangani dalam 9 hari, infeksi olek GABHS beresiko menimbulkan demam rematik.

Corynebacterium diphtheria tidak terlalu invasive dan tetap terlokalisir pada permukaan saluran permukaan saluran pernapasan. Hanya lisogenik corynebacterium diphtheria tidak terlalu terlokalisasir pada permukaan sluran peranafasan. Hanya lisogenik Corynebacterium diphtheria bakteriofag pembawa gen toksik yang memyebabkan difteria. Kerusakan pada faring disebabkan oleh toksin tersebut, yang membunuh sel-sel mukosa dan ADP-ribosylating alongation factor II. Toksin juga dapat merusak jantung dan saraf. Bakteri ini telah dieradikasi di Negara-negara maju sejak dilakukannya program vaksinasi anak, tetapi masih dilaporkan dineraga-negara dunia ketiga dan makin meningkat dibeberapa daerah dieropa timur. Antibiotic efektif dalam tahap awal, tapi penyembuhan biasanya lamban.

Sedangkan Chlamydia pnemoniae menyebabkan sekitar 5% infeksi, dengan onset sub akut dan faringitis. Penderita sering mengalami pola bifasik, tetapi membaik sebelum berkembang menjadi bronchitis atau pneumonia.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Categories

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger