Banner 728x90 pxl
Tampilkan postingan dengan label berita kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2011

Peralatan Keluarga Yang Mengancam Kesehatan

Antibiotik news - Siapa sangka, barang-barang di rumah kita bisa menjadi sumber penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Berikut daftar barang-barang tersebut, seperti yang dikutip dari Genius Beauty.
1. Talenan plastik. Seringkali digunakan untuk mengganti talenan kayu yang lebih tradisional. Tak semua talenan terbuat dari plastik yang aman. Bahan plastik bisa berbahaya jika tidak sengaja terkonsumsi. Pilihlah produk talenan plastik

Senin, 24 Januari 2011

Jaya Pura: Ibu Rumah Tangga Banyak Tekena HIV/AIDS

Antibiotik News - Pengidap penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura, Papua, pada 2010 didominasi ibu rumah tangga (IRT) yang mencapai 164 orang.

Sekertaris Komisi Penanggungalangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayapura, Purnomo, di Sentani, Senin, mengatakan, penyakit ini lebih banyak ditularkan oleh pasangan atau suami terhadap istri.

Resistensi Antibiotik Semakin Hari Semakin Besar


Atibiotik News. Di Indonesia, salah satu masalah utama pengobatan adalah banyaknya bakteri kebal antibiotik yang dipicu penggunaan obat yang tidak rasional. Sebagian orang sering menggunakan antibiotik tidak sesuai ketentuan, baik itu berupa penggunaan yang tidak tuntas ataupun penggunaan tanpa dasar pemeriksaan yang jelas. Akibatnya banyak muncul bakteri yang kebal antibiotik sehingga penyakit menjadi sulit disembuhkan. Lalu bagaimana jika muncul bakteri yang bukan hanya kebal antibiotik tapi juga mampu mengkonsumsi antibiotik? Apa kata dunia?

Minggu, 23 Januari 2011

Musim Pancaroba

(Antibiotik News). Akhir-akhir ini sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim pancaroba. Jika siang hari matahari bersinar sangat terik sehingga suasana terasa amat panas, namun tiba-tiba cuaca dapat berubah seketika menjadi hujan dan udara menjadi terasa dingin. Perubahan cuaca yang tiba-tiba inilah yang biasa terjadi pada musim pancaroba.

Menilai Kualitas Vaksin

Semakin banyak vaksin yang berasal dari berbagai produser secara konstan memasuki pasar. Bagaimana anda mengetahui bahwa produk-produk vaksin ini berkualitas tinggi?

Dalam hal ini anda perlu mempelajari:
  • beberapa konsep dan istilah sistem pengawasan vaksin dasar,

Resisten Antibiotik

Antibiotik telah menyelamatkan begitu banyak nyawa manusia dan member sumbangsih yang
besar pada kesehatan public diseluruh dunia pada abad 20. Tetapi sekarang resistan terhadap
antibiotic menjadi ancaman yang serius bagi kesehatan manusia. Ahli medis termasuk Swann
dan teman teman 1969 dan komite penasehat mengenai keamanan mikroba makanan (ACMSF)
prihatin bahwa antibiotic yang ada menjadi kurang efektif untuk melawan bakteri dan sedikit
sekali antibiotic baru yang ditemukan dan dikembangkan.



Penggunaan antibiotic dalam peternakan intensif.
Diperkirakan sedikitnya separuh antibiotic yang dijual di dunia digunakan untuk hewan ternak.
Industry peternakan terlalu berlebihan dalam menggunakan antibiotic selama beberapa decade
untuk membuat hewan tetap produktif meskipun mereka hidup dalam kondisi berdesakan dan
tidak higienis. Banyak kasus dimana peternak menggunakan antibiotic dalam dosis rendah
dalam makanan ternak untuk menekan infeksi dan membuat hewan cepat besar. Penggunaan
antibiotic yang berlebihan dalam indutri peternakan membuat kontribusi yang besar adanya
perkembangan resistensi terhadap antibiotic secara global dan menyebabkan keprihatinan
yang besar sehingga Uni Eropa menyatakan hal itu sebagai illegal dari tahun 2006. Menurut
hokum, peternak biasanya diwajibkan untuk menghentikan pemberian antibiotic pada saat
penarikan tertentu sebelum hewan di potong dan dimakan yang dimaksudkan untuk melindungi
konsumen dari memakan sisa antibiotic.
Antibiotic dalam lingkungan
Orang dapat memperoleh bakteri yang resistan terhadap antibiotic dari makanan, dari kontak
dengan hewan, dari bekerja di tempat pemotongan atau antibiotic yang tersebar dalam tanah
dan air di lingkungan peternakan. Pekerja peternakan dan pemotongan dapat menularkan
bakteri resistan ke keluarga dan teman mereka dan membawa bakteri kerumah di sepatu
mereka. Binatang peliharaan dan hewan liar dapat juga menularkan bakteri resistan terhadap
antibiotic dari peternakan ke masyarakat yang lebih luas. Studi menyatakan bahwa pekerja dan
orang yang tinggal di daerah peternakan yang secara rutin menggunakan antibiotk lebih mudah
membawa bakteri yang resistan terhadap antibiotic.
Antibiotic yng dimasukan dalam makanan ternak dapat mencemari lingkungan melalui kotoran
dan sisa makanan, menimbulkan penyebaran bakteri resistan di lingkungan. Di Amerika
diperkirakan lebih dari 6 juta kilo ( 13.5 juta poun) antibiotic yang dikeluarkan dalam kotoran
hewan setiap tahunnya sebagai akibat pemberian antibiotic dalam makanan ternak itu hampir
separuh dari jumlah total yang dimakankan ke kehwan dalam makanan dan air minum.

Resistan antibiotic
Ketika antibiotic diberikan untuk menekan infeksi pada hewan di peternakan seperti
salmonella, campylobacter dan E coli) bakteri menjadi lebih cepat resistan terhadap antibiotic
tersebut. Biasanya infeksi manusia diobati dengan antibiotic yang serupa atau sama dengan
antibiotic yang dipakai dalam peternakan. Akibatnya adalah ketika bakteri salmonella atau
campylobacter yang resistan ditularkan ke manusia dalam daging yang tercemar dan orang
perlu pengobatn antibiotic, maka pengobatan menjadi sia sia. Infeksi dari makanan tidak perlu
pengobatan antibiotic. Jika infeksi menjadi serius maka perlu mendapat pengobatan antibiotic
yang efektif langsung. Studi menunjukan bahwa infeksi resistan antibiotic sanatlah mahal
harganya dalam penderitaan manusia dan sumber medis contohnya karena:
? Kegagalan pengobatan antibiotic awal
? Penyakit lebih ganas dan tingkat kematian yang tinggi
? Kemungkinan infeksi yang meningkat
? Berkurangnya obat yang digunakan dan penggunaan obat yang kurang perlu
? Resiko meningkat untuk anak anak dan orang yang sudah memiliki penyakit
? Biaya untuk sistem pemeliharaan kesehatan
? Infeksi bakteri resistan antibiotic menyebabkan penyakit yang lebih lama dan opnam yang
lebih lama dibandingkan dengan bakteri yang tidak resistan
Resistansi terhadap antibiotic menyebabkan terjadinya lebih banyak infeksi. Orang yang diberi
resep satu antibiotic untuk satu penyakit dapat terinfeksi dengan bakteri jenis lain yang
resistan dengan antibiotic tersebut
Resistansi ganda dan bakteri super
Semakin bakteri resistan terhadap antibiotic, bakteri dapat menularkan gen resistan terhadap
antibiotic ke jenis bakteri lainnya. Bakteri super berkaitan dengan penggunaan antibiotic
dalam ayam dan babi yang berlebihan. Salmonella jenis umum Dt104 resistan terhadap lima
jenis antibiotic yang terkenal.
Enterococci adlah bakteri yang biasanya ditemukan dalam usus manusia yang menyebabkan
infeksis serius di rumah sakit. Bakteri super yang dikenal sebagai Enterococci yang resistan
terhadap Vancomycin (VRE) resistan terhadap antibiotic Vancomycin mutktahir yang digunakan
untuk pengobatan bakteri yang resistan terhadap semua antibiotic. Munculnya VRE dikaitakan
dengan penggunaan antibiotic avoparcin yang digunakan untuk membuat ayam tumbuh dengan
cepat.
Bakteri resistan dalam manusia dan peternakan di seluruh dunia
Resistansi dari banyak baktei diseluruh dunia semakin meningkat. Industry peternakan
melakukan hal ini dalam banyak kesempatan
Amerika: antibiotic menyebabkan keprihatinan yang paling besar adalah fluoroquinolones.
Khusunya Cipro yang digunakan untuk mengobati infeksi salmonella dan campylobacter. Di
beberapa Negara antibiotic sejenis enrofloxacin menyebabkan semakin resistannya terhadap
cipro. Karena hal ini departemen POM amerika melarng penggunaan anrofloxacin dalam
peternakan.
Inggris: Lembaga Standar Makanan menemukan 23 persen sampel salmonella dari daging ayam
resistan terhadap 4 atau lebih antibiotic dan lebih dari 10 persen campylobacter resistan
terhadap cipro, obat pilihan untuk mengobati infeksi. Badan perlindungan kesehatan Inggris
mencatat lebih dari 400 kasus infeksi E Coli adalah resistan terhadap obat selama 12 bulan
tahun 2003-2004. Ini peningkatan yang besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya
sedikit kasus resistansi.

Brazil: 70 persen jenis E Coli menginfeksi anak anak menunjuk resistansi antibiotic ganda. 18.2
persen satu jenis campylobacter pada anak anak dengan diare resistan terhadap antibiotic
fluoroquinolone dan lebih tinggi lagi proporsi bakteri yang dimabil dari hewan yang reswistan
terhadap obat yang sama. Anak anak yang belum pernah diobati dengan obat ini sebelumnya
memiliki kekebalan terhadap bakteri makanan.
Belanda: studi memeriksa resistansi antibiotic dari E Coli dalam kotoran ayam, kalkun dan orang
yang menernak unggas dan di tempat pemotongan. Mereka menemukan 23 persen E Coli dari
ayam , 22 persen E Coli dari peternak ayam dan 10 persen dari orang yang pemotong ayam
resistan terhadap 5 atau lebih jenis antibiotic, menunjukan bahwa resistansi ditularkan dari
ayam ke manusia.
Turki: resistansi fluroquinolone dari campylobacter ditemukan dalam hewan dan manusi tahun
1992 sekitar 2 tahun yang lalu setelah pemberian lisensi enrofloxacin yang digunakan dalam
hewan ternak. Tahun 2000 sekitar 20 persen jenis campylobacter resistan terhadap
enrofluxacin dan ciprofloxacin karena penggunaan fluoroquinolones untuk pengendalian
penyakit di peternakan
Cerita kesuksesan alternative penguunaan antibiotic yang berlebihan
Industry peternakan menggunakan antibiotic berlebihan sehingga hewan bertahan hidup dalam
kondisi sesak dan stress tetapi ada alternative untuk makanan ternak yang diternak secara
intensif. Hewan bisa diternak di free range atau organic lebih kecil kemungkinannnya mendapat
bakteri resistan antibiotic dan lebih aman bagi konsumen. Karena ketakutan terhadap
resistansi antibiotic, penggunaan antibiotic untu mempercepat pertumbuhan dilarang di Uni
Eropa tahun 2006. Meningkatnya jumlah supermarket dan perusahaan makanan juga melarang
suppaiernya memberikan antibiotic sebagai pemercepat pertumbuhan.
Denmark: pelarangan penggunaan antibiotic untuk mempercepat pertumbuhan hewan
mengakibatkan berkurangnya terjangkitnya Vancomycin resistan Enterococci ( VRE) pada ayam
dari 80 persen sampai turun menjadi 10%. Pada babi bakteri resistan terhadap antibiotic
menurun dari 65% menjadi 25%
Phillipine: peternak unggas free range yang berhasil mengehntikan penggunaan semua
antibiotic membuat ayam mereka bebas infeksi dan parasit dengan menggunakan obat herbal
Lombok, oregano, paminta dan jahe.

Source:
The World Society for the Protection of Animals (WSPA)
89 Albert Embankment, London SE1 7TP, UK
Telp: +44 (0) 20 758, Fax: +44 (0) 20 7793 0208

Selasa, 18 Januari 2011

BAHAYA PENYALAHGUNAAN ANTIBIOTIK

Salah Penggunaan, Fatal
Tidak semua orang tahu bahwa antibiotik tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Tak semua orang tahu bahwa bila hal itu dilakukan, akibatnya justru fatal, apalagi hanya untuk penyakit-penyakit ringan. Ibaratnya, ingin membunuh satu orang mestinya cukup dengan pistol, tapi digunakan bom yang bisa menghancurkan penduduk satu kota. Selain tidak tepat penggunaan, dampak yang lebih jauh adalah bakteri dalam tubuh justru menjadi kebal.

Rabu, 05 Januari 2011

Meneliti Obat Kini Bisa Dilakukan Lebih Cepat


Metode otomatisasi dapat dijalankan dan menghasilkan penghematan waktu yang signifikan.
Membuat metode validasi untuk obat merupakan pekerjaan kompleks. Di bagian akhir pengembangan obat, bisa jadi kandidat obat yang akan digunakan untuk mengatasi penyakit, malah dibuang. Akhirnya, seluruh proses validasi yang dilakukan terhadap obat itu menjadi sia-sia.

Sel Punca Lindungi Bakteri Tuberkulosis

Jakarta (ANTARA News) - Bakteri tuberkulosis dapat bertahan selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun dalam tubuh manusia karena ternyata ada sel punca tertentu yang melindungi bakteri tersebut.

Jumat, 19 Juni 2009

Waspadai Pandemi Influenza Jilid Dua

JAKARTA, KOMPAS.com- Pandemi influenza jilid 2 A-H1N1 telah terjadi di banyak negara di dunia dengan jumlah kasus terus meningkat. Bahkan kini muncul kekhawatiran datangnya pandemi influenza gelombang kedua dengan tingkat keganasan virus yang lebih tinggi.

Demikian disampaikan Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Flu

Novartis Temukan Vaksin Flu Meksiko

BASEL, KOMPAS.com - Satu hari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan terjadinya pandemi, perusahaan farmasi Swiss, Novartis AG, menyatakan telah memproduksi vaksin eksperimen pertama khusus untuk flu Meksiko (virus A-H1N1), Jumat (12/6). Namun, vaksin itu belum diuji coba dan belum bisa digunakan untuk manusia. Vaksin eksperimen itu dibuat di dalam sel dan tidak

Senin, 15 Juni 2009

BPOM Yogya Temukan Kosmetika Tak Berizin Edar

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta menemukan 277 item kosmetika tidak memiliki izin edar dan 10 item lainnya mengandung merkuri. Kosmetika yang jumlahnya mencapai belasan ribu butir itu ditemukan dalam razia di 32 sarana perdagangan di Kota

Jumat, 12 Juni 2009

BPOM Tarik Peredaran 70 Merek Kosmetik

Jakarta ( Berita ) : Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan penarikan 70 merek kosmetik dari peredaran karena mengandung bahan kimia yang membahayakan kesehatan.

Menurut Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib di Jakarta, Kamis [11/06] , hasil pemeriksaan laboratorium terhadap merek kosmetik yang ditemukan dari hasil pengawasan dan sampling antara September 2008 dan Mei 2009 itu menunjukkan bahwa kosmetik tersebut mengandung merkuri, hidrokinon

Kamis, 11 Juni 2009

Flu Babi: Jumlah Kasus di AS Hampir 12.000! Rita Uli Hutapea - detikNews

Washington - Virus flu H1N1 (flu babi) terus meluas. Hingga kini sudah 66 negara yang melaporkan kasus flu itu. Bahkan di Amerika Serikat saja, kasusnya terus melonjak tak terbendung.

Hingga Kamis, 4 Juni waktu setempat, sudah 11.468 kasus flu babi di AS. Jumlah korban meninggal telah mencapai 19 orang.

Jumat, 05 Juni 2009

Review Buku: Yang Orangtua Harus Tahu tentang Vaksinasi pada Anak


Buku berjudul Yang Orangtua Harus Tahu tentang Vaksinasi pada Anak ini adalah saduran dari buku berjudul What Your Doctor May Not Tell You About Children’s Vaccinations karangan Stephanie Cave, M.D., F.A.A.F.P bersama Deborah Mitchell.
Diterbitkan dengan ISBN 979-22-349-4 yang diterbitkan pertama kali oleh PT. Gramedia Pustaka Utama cetakan pertamanya pada tahun 2003.

Kamis, 04 Juni 2009

MENYIBAK SINDIKAT BISNIS VAKSIN


INILAH.COM, Jakarta - Sebuah ketidakadilan terjadi di bidang kesehatan dunia. Negeri penyumbang sampel virus seperti Indonesia harus membeli vaksin dengan harga mahal. Negara maju pembuat vaksin selama ini asyik menikmati keuntungan besar.
Beberapa pekan sebelum berkunjung ke Indonesia, Menkes AS Michael Leavitt sempat bertemu Menkes

Sabtu, 09 Mei 2009

1918 Influenza A (H1N1) Fact Sheet

The Influenza Ward of the U.S. Army Camp Hospital in France, circa 1918 (Source: Armed Forces Institute of Pathology)

The "Spanish" flu pandemic of 1918 and 1919 caused the deaths of 20-50 million people worldwide including up to 675,000 in the U.S. While only about 1% of those infected with the virus died, it became one of the deadliest viruses ever known to man. The 1918 flu has been described as capable of sickening and killing a person on the same day. The virus is an H1N1 type A influenza. Symptoms of infection were similar to, but

2 Miliar Orang Berpotensi Terserang Flu Babi

JENEWA - SURYA — Hingga 2 miliar orang berpotensi terjangkit flu babi apabila wabah belakangan berubah menjadi pandemi yang berlangsung selama 2 tahun. Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penanganan flu, Keiji Fukuda, menjelaskan, catatan sejarah flu pandemi mengindikasikan sepertiga penduduk dunia terjangkit oleh wabah sejenis ini.

Senin, 04 Mei 2009

Pertimbangan tentang influenza A(H1N1) dan infeksi HIV

Oleh: WHO Tgl. laporan: 1 Mei 2009

Mempertimbangkan dampak mungkin dari infeksi virus influenza A(H1N1) yang muncul, program dan layanan HIV/AIDS harus sadar mengenai risiko terkait dan mempunyai rencana untuk pencegahan dan pengobatan.

Jumat, 01 Mei 2009

6 Aksi Hadapi Influenza A(H1N1)

JAKARTA, KOMPAS.com — Virus influenza H1N1 yang kerap disebut flu babi menggetarkan banyak negara karena penyebarannya sudah sampai antarmanusia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutnya sebagai fase ke-5.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Categories

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger