Banner 728x90 pxl

Rabu, 19 Januari 2011

Lamivudin

nama dagang


- 3TC
- Epivir-HBV
- Epivir


dosis

Dosis: formulasi dan dosis dari Epivir-HBV tidak memadai untuk pasien yang mengalami kedua infeksi dari HBV dan HIV.gunakan kombinasi dua antivirus bila mengobati HIV.
Oral:
  • Anak umur 3 bulan – 16 tahun HIV: 4 mg/kg 2 kali sehari. (maksimum 150 mg 2 kali sehari).
  • Anak-anak 2 – 17 tahun pengobatan Hepatitis B (Epivir-HBV): 3 mg/kg sehari 1 kali (maksimum 100 mg/kg).
  • Anak-anak dan dewasa: pencegahan HIV mengikuti 150 mg/kg 2 kali sehari (dengan zidovudin dan dengan atau tanpa inhibitor protease tergantung pada risiko yang ada)
Dewasa: HIV : 150 mg 2 kali sehari atau 300 mg sehari sekali. < 50 kg 4 mg/kg 2 kali sehari (maksimum 150 mg, 2 kali sehari).
Dosis pada kerusakan ginjal: untuk anak-anak tidak dianjurkan. Untuk dewasa Cl > 50 ml/menit >= 60 kg 40 mg setiap, 12 jam < 60 kg, 30 mg setiap 12 jam. Cl 26 – 50 ml/menit, >= 60 kg, 20 mg setiap 12 jam, < 60 kg 15 mg setiap 12 jam. Cl 10 – 25 ml/menit
Lansia : Dosis disesuaikan dengan keadaan ginjal dan monitor simtom neuropathy


indikasi

Epivir digunakan untuk mengobati HIV dengan dikombinasikan dengan antiviral lain. Epivir-HBV digunakan untuk hepatitis B kronis dengan bukti kenyataan bahwa hepatitis B replikasi virus dan inflamasi aktif hati.


kontraindikasi

Hipersensitif terhadap lamivudin atau komponen lain dalam sediaan.

efek samping

Sakit perut, mual, muntah, diare, sakit kepala, demam, ruam, alopecia, rasa malas, insomnia, batuk, gangguan pada hidung, arthralgia, sakit pada otot dan neuropathy perifer


interaksi

Dengan Obat Lain :
            Penggunaan bersama : 
  • hidroksi urea  akan meningkatkan efek pankreatitis dan hepatotoksik.
  • zalcitabine, terjadi peningkatan neuropati perifer.
  • zidovudin, mengurangi foforilase intraseluler
  • doxorubisin, mengurangi fosforilasi intraseluler, bisa digunakan dengan perhatian
  • ribavirin, mengurangi fosorilasi intraseluler, bisa digunakan dengan perhatian.
Dengan Makanan : -


mekanisme kerja



bentuk sediaan

Kapsul 15 mg, 20 mg, 30 mg, 40 mg
Puyer Untuk Larutan Oral, 1 mg/ml (200 ml)


parameter monitoring

Monitor fungsi liver, yang nampak maupun simptom, neuropati, angka kekuatan viral dan angka CD4


stabilitas penyimpanan

Sebagai kapsul dan puyer stabil disimpan di ruang dengan temperatur kamar. Sesudah dicairkan stabil selama 30 hari bila disimpan di lemari pendingin.

informasi pasien

Lakukan diskusi degan pasien mengenai  frekuensi pemberian obat, dan efek samping untuk menjamin kepatuhan pasien, terutama untuk mencegah resistensi yang emergensi.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Categories

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger